All posts by vans

Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di GPIB Bukit Sion Surabaya

Semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di GPIB Bukit Sion Surabaya

Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 tahun terasa dimana-mana, mulai dari kampung ke kampung, kantor-kantor, pusat perbelanjaan dan tak terkecuali di gereja kita yang tercinta ini GPIB “Bukit Sion” Surabaya.

Kemeriahan itu sendiri ditandai dengan dilaksanakan beberapa lomba dan kegiatan lainnya termasuk senam bersama yang diadakan pada tanggal 15 dan 16 Agustus lalu.

Warga Jemaat yang hadir pada satu hari menjelang hari “H” perayaan Proklamasi kemerdekaan RI ke-70 itu benar-benar memerah-putihkan Gereja yang terletak di jalan Ketintang Baru IV itu. Mengingat Warga Jemaat yang hadir disarankan mengenakan dress code berwarna “Merah dan Putih”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu pagi itu diawali dengan ibadah Hari Minggu yang kali ini hanya dilaksanakan sekali saja pada pukul 07.00 WIB. Ibadah itu sendiri dipimpin oleh Vikaris Nn. Eflin Likumahuwa.

Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan penilaian lomba menghias nasi Tumpeng. Adapun jika lomba-lomba lainnya dilaksanakan secara perorangan khusus lomba menghias nasi Tumpeng ini dilaksanakan per sektor pelayanan (Sekpel). Dan, setelah melalui debat antar juri yang terdiri dari tiga orang ibu itu akhirnya memutuskan bahwa sekpel yang kali ini beruntung menjadi juara lomba hias nasi tumpeng jatuh ke tangan Sekpel IV.

Kegiatan berikut yang tidak kalah serunya adalah kegiatan senam bersama. Dipandu oleh dua guru senam yang berpengalaman, sebagian warga Gereja turun ke halaman parkir. Diiringi musik yang menghentak semua warga jemaat yang turun bergerak dan bergoyang seakan-akan sejenak melupakan segala permasalahan.

Tidak hanya orang-orang dewasa saja yang ikut memeriahkan acara yang berakhir pada tengah hari itu, acara yang diketuai oleh ketua Pelayanan Kategorial (Pelkat) Persatuan Kaum Bapak (PKB) Bapak Benyamin “Benny” Sangi ini juga diikuti oleh anak-anak yang tergabung dalam Pelkat Pelayanan Anak (PA) serta Pelkat Persekutuan Teruna (PT) dengan mengikuti beberapa lomba yang dilakukan diantaranya, lomba makan kerupuk dan lomba memasukan paku dalam botol kosong.

Meskipun tidak semua lomba yang direncanakan dapat dilakukan, namun hal itu tidak meredupkan semangat “empat lima” warga jemaat.

Lomba-lomba yang tidak jadi dilaksankan antara lain, lomba Stand Up Rohani/Khotbah dan lomba Senam Per Sektor. Sebagai gantinya panitia memberikan hadiah khusus kepada jemaat dengan dress code menarik dan kepada jemaat yang memiliki goyangan paling heboh saat kegiatan senam bersama.

Selain kegiatan-kegiatan diatas, pada hari itu juga diserahkan hadiah kepada pemenang lomba Catur dan lomba Gaple yang kegiatannya dilaksanakan sehari sebelumnya (15/8).

Menarik untuk ditunggu, apakah pada tahun pelayanan 2016-2017 kegiatan seperti ini akan kembali diprogramkan, mengingat ini adalah kegiatan yang termasuk baru di dalam kegiatan GPIB Bukit Sion Surabaya.

Akhirnya, mewakili redaksi/Majelis Jemaat GPIB Bukit Sion Surabaya, mengucapkan “Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-70 – semoga kedepannya bangsa ini bisa lebih maju ke arah yang lebih baik dan kembali mendapat perhitungan di percaturan Internasional.” “NKRI HARGA MATI” “MERDEKA!”

 

 

 

 

GPIB Bukit Sion Surabaya

IBADAH PADANG PELKAT PKLU BUKIT SION

Sabtu pagi, 01 Agustus 2015 pelkat PKLU GPIB jemaat Bukit Sion Surabaya menyelenggarakan Ibadah Padang di desa oro-oro ombo Batu-Malang. Ibadah padang merupakan salah satu kegiatan pelkat PKLU yang dilaksanakan secara rutin 3 bulan sekali di jemaat Bukit Sion.

Pagi itu tepat pukul 06.50 WIB, dengan semangat dan sukacita opa-oma pelkat PKLU telah berkumpul di depan gedung gereja GPIB Bukit Sion. Sebelum berangkat ke desa oro-oro ombo Batu -Malang, rombongan pelkat PKLU berdoa bersama dipimpin oleh vikaris Eflin Likumahuwa memohon penyertaan Tuhan dalam perjalanan mereka. Perjalanan ke desa oro-oro ombo ditempuh kurang lebih 3 jam dengan menggunakan transportasi 2 buah bus elf. Sekitar pukul 10.00 WIB rombongan pelkat PKLU tiba di tempat ibadah padang. Suasana sejuk dengan semilir angin di desa oro-oro ombo menyambut kedatangan rombongan opa-oma pelkat PKLU.

Rombongan pelkat PKLU kemudian beristirahat sejenak, melepas lelah dengan teh panas dan berbagai jenis kue. Sekitar pukul 12.00 WIB, ibadah padang dilaksanakan di dalam rumah peristirahatan. Ibadah dipimpin oleh Vik. Eflin Likumahuwa dengan tema “Kasih yang mau mengerti”. Meskipun usia lanjut dan kondisi tubuh masih capek karena lamanya perjalanan yang ditempuh ditambah ada beberapa oma yang mabuk darat, tidak membuyarkan semangat opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion Surabaya untuk beribadah. Hal ini sangat tampak dari gerak badan dan sorak-sorai opa oma dalam gerak dan lagu untuk memuji Tuhan.

I Korintus 13: 4-8 menjadi dasar perenungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Vik. Eflin Likumahuwa. Sebelum renungan dimulai, vikaris Eflin memvisualisasikan Firman Tuhan dengan permainan estafet beras dengan sendok kecil. Dijelaskan dalam visualisasi bahwa kasih itu tidak hanya harus dirasakan tapi harus dilakukan dalam tindakan nyata. Kasih butuh kesabaran besar dan tak berakhir dalam pelaksanaannya. Tetapi kasih akan membawa dampak yang besar ketika dihadirkan secara nyata bagi setiap orang disekeliling kita. Melalui firman-Nya, Tuhan mengajak opa-oma yang meskipun sudah lanjut usia untuk tetap berbuat kasih sebab kasih tidak berkesudahan dan tidak bisa dibatasi oleh usia. Dalam ibadah Bpk. Topo, Bpk. Jacob dan Ibu Simamora mempersembahkan pujian dengan penuh semangat dan sukacita memuliakan Tuhan.

Setelah selesai ibadah, seluruh pengurus pelkat PKLU periode lama berdiri di depan dan diwakili oleh Ibu Hendro secara resmi berpamitan dan berterima kasih atas dukungan dan kerjasama anggota pelkat PKLU selama kepengurusan mereka. Kemudian seluruh anggota pelkat PKLU secara bergantian berjabat tangan dan berterima kasih kepada pengurus pelkat PKLU atas pelayanannya yang luar biasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan santap siang bersama. Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion bersiap-siap untuk kembali ke Surabaya. Sebelum naik ke bus, tidak lupa sesi foto bersama dengan berbagai gaya yang penuh sukacita. Dalam perjalanan pulang, rombongan pelkat PKLU mampir ke pasar lawang membeli oleh-oleh untuk keluarga. Tiba di Surabaya, beberapa opa-oma sudah dijemput oleh keluarga masing-masing. Biarlah semangat opa-oma pelkat PKLU tetap tercermin dalam kehidupan yang selalu memberi kasih kepada orang-orang di sekitarnya. Tetap semangat dan sukacita di dalam Tuhan selalu opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion. Tubuh boleh tua tetapi semangat dan sukacita iman dalam kasih Yesus tetap selalu muda. Sampai bertemu di ibadah-ibadah pelkat PKLU selanjutnya. Tuhan Yesus memberkati opa-oma selalu.