GPIB Bukit Sion Surabaya

IBADAH PADANG PELKAT PKLU BUKIT SION

Sabtu pagi, 01 Agustus 2015 pelkat PKLU GPIB jemaat Bukit Sion Surabaya menyelenggarakan Ibadah Padang di desa oro-oro ombo Batu-Malang. Ibadah padang merupakan salah satu kegiatan pelkat PKLU yang dilaksanakan secara rutin 3 bulan sekali di jemaat Bukit Sion.

Pagi itu tepat pukul 06.50 WIB, dengan semangat dan sukacita opa-oma pelkat PKLU telah berkumpul di depan gedung gereja GPIB Bukit Sion. Sebelum berangkat ke desa oro-oro ombo Batu -Malang, rombongan pelkat PKLU berdoa bersama dipimpin oleh vikaris Eflin Likumahuwa memohon penyertaan Tuhan dalam perjalanan mereka. Perjalanan ke desa oro-oro ombo ditempuh kurang lebih 3 jam dengan menggunakan transportasi 2 buah bus elf. Sekitar pukul 10.00 WIB rombongan pelkat PKLU tiba di tempat ibadah padang. Suasana sejuk dengan semilir angin di desa oro-oro ombo menyambut kedatangan rombongan opa-oma pelkat PKLU.

Rombongan pelkat PKLU kemudian beristirahat sejenak, melepas lelah dengan teh panas dan berbagai jenis kue. Sekitar pukul 12.00 WIB, ibadah padang dilaksanakan di dalam rumah peristirahatan. Ibadah dipimpin oleh Vik. Eflin Likumahuwa dengan tema “Kasih yang mau mengerti”. Meskipun usia lanjut dan kondisi tubuh masih capek karena lamanya perjalanan yang ditempuh ditambah ada beberapa oma yang mabuk darat, tidak membuyarkan semangat opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion Surabaya untuk beribadah. Hal ini sangat tampak dari gerak badan dan sorak-sorai opa oma dalam gerak dan lagu untuk memuji Tuhan.

I Korintus 13: 4-8 menjadi dasar perenungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Vik. Eflin Likumahuwa. Sebelum renungan dimulai, vikaris Eflin memvisualisasikan Firman Tuhan dengan permainan estafet beras dengan sendok kecil. Dijelaskan dalam visualisasi bahwa kasih itu tidak hanya harus dirasakan tapi harus dilakukan dalam tindakan nyata. Kasih butuh kesabaran besar dan tak berakhir dalam pelaksanaannya. Tetapi kasih akan membawa dampak yang besar ketika dihadirkan secara nyata bagi setiap orang disekeliling kita. Melalui firman-Nya, Tuhan mengajak opa-oma yang meskipun sudah lanjut usia untuk tetap berbuat kasih sebab kasih tidak berkesudahan dan tidak bisa dibatasi oleh usia. Dalam ibadah Bpk. Topo, Bpk. Jacob dan Ibu Simamora mempersembahkan pujian dengan penuh semangat dan sukacita memuliakan Tuhan.

Setelah selesai ibadah, seluruh pengurus pelkat PKLU periode lama berdiri di depan dan diwakili oleh Ibu Hendro secara resmi berpamitan dan berterima kasih atas dukungan dan kerjasama anggota pelkat PKLU selama kepengurusan mereka. Kemudian seluruh anggota pelkat PKLU secara bergantian berjabat tangan dan berterima kasih kepada pengurus pelkat PKLU atas pelayanannya yang luar biasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan santap siang bersama. Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion bersiap-siap untuk kembali ke Surabaya. Sebelum naik ke bus, tidak lupa sesi foto bersama dengan berbagai gaya yang penuh sukacita. Dalam perjalanan pulang, rombongan pelkat PKLU mampir ke pasar lawang membeli oleh-oleh untuk keluarga. Tiba di Surabaya, beberapa opa-oma sudah dijemput oleh keluarga masing-masing. Biarlah semangat opa-oma pelkat PKLU tetap tercermin dalam kehidupan yang selalu memberi kasih kepada orang-orang di sekitarnya. Tetap semangat dan sukacita di dalam Tuhan selalu opa-oma pelkat PKLU jemaat Bukit Sion. Tubuh boleh tua tetapi semangat dan sukacita iman dalam kasih Yesus tetap selalu muda. Sampai bertemu di ibadah-ibadah pelkat PKLU selanjutnya. Tuhan Yesus memberkati opa-oma selalu.

 

 

 

One thought on “GPIB Bukit Sion Surabaya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>